PIN (Pejuang Inovasi Nasional)

When:
2019-09-05 all-day
2019-09-05T00:00:00+08:00
2019-09-06T00:00:00+08:00

Diselenggarakanya kegiatan Pejuang Inovasi Nasional dari tanggal 2 September – 5 September 2019

Revolusi industri terjadi antara tahun 1750-1850 di mana pada saat itu terjadi perubahan di berbagai sektor seperti di bidang pertanian, manufaktur, pertambangan, transportasi, dan teknologi serta memiliki dampak yang mendalam terhadap kondisi sosial, ekonomi, dan ekonomi budaya di dunia. Revolusi industri dimulai dari Britania Raya dan kemudian menyebar ke seluruh Eropa Barat, Amerika Utara, Jepang serta menyebar ke seluruh dunia.

Industrialisasi secara global dimulai pada akhir abad ke 18 dengan ditemukan mesin uap dan dilanjutkan dengan penemuan listrik yang menginisiasi revolusi industri yang kedua. Revolusi industri yang ketiga dengan munculnya mesin yang menggunakan sistem otomasi atau disebut dengan era otomasi industri. Dan saat ini dunia sedang memasuki revolusi industri yang keempat yaitu Internet of Things (IoT).

Dunia saat ini tengah memasuki era revolusi industri 4.0. atau revolusi industri dunia ke- empat dimana teknologi telah menjadi kebutuhan dasar dalam kehidupan manusia. Segala hal menjadi tanpa batas dan tidak terbatas akibat perkembangan internet dan teknologi digital. Era ini telah mempengaruhi banyak aspek kehidupan baik di bidang ekonomi, politik, kebudayaan, seni bahkan sampai ke dunia pendidikan. Hingga saat ini beberapa negara di dunia telah memasuki era revolusi berbasis IoT, ini salah satunya adalah Indonesia.

Di Indonesia sendiri, revolusi industri 4.0 masuk pada tahun 2011 yang ditandai dengan meningkatnya konektivitas, interaksi, dan batas antara manusia, mesin, dan sumber daya lainnya yang semakin konvergen melalui teknologi informasi dan komunikasi. Peran pemerintah dalam menghadapi era revolusi industri 4.0 yaitu telah menetapkan Roadmap Making Indonesia 4.0 sebagai strategi dalam mencapai target menjadi 10 besar kekuatan ekonomi dunia pada tahun 2030. Jumlah penduduk yang banyak, ditunjang dengan perkembangan insfrastuktur dan sumber daya manusia bisa menjadi modal penting untuk melaksanakan revolusi industri 4.0.

Pada saat ini revolusi industri 4.0 belum sepenuhnya memasuki wilayah Indonesia meskipun pemerintah telah menetapkan stategi Roadmap Making Industri 4.0. Faktor utama yang menjadi tantangan adalah sumber daya manusia. Mencerdaskan kehidupan bangsa merupakan salah satu cita-cita Negara Indonesia yang tertuang di UUD 1945 alinea ke 4. Di dalam revolusi industri 4.0 lahirlah sebuah generasi yang disebut generasi millennial. Generasi millennial dituntut untuk meningkatkan kualitas dan potensi diri serta mampu berkompetisi dalam mencapai salah satu cita-cita Negara Indonesia dan mampu menghadapi revolusi industri 4.0. Peran pemerintah dan seluruh instansi ikut andil dalam membawa Negara Indonesia dalam menghadapi revolusi industri 4.0. Oleh karena itu, melalui Seminar Nasional “Rising Awareness for Industrial Revolution 4.0” ini, kami berharap dapat membangun generasi millennial yang cerdas, inovatif dan kompetitif serta menyelesaikan dan mampu mengatasi tantangan dalam menghadapi revolusi industri 4.0.